Prinsip-prinsip Umum Berpikir dan Memecahkan Masalah

Prinsip-prinsip Umum Berpikir dan Memecahkan Masalah Oleh, Irsyad Das, M.Pd., Kons. Lima saran praktis di bawah ini dikembangkan dari prinsip-prinsip umum berpikir dan memecahkan masalah yang dapat digunakan untuk memecahkan situasi bermasalah sehari-hari.  Pahami masalah: dengan cara mempertanyakan apa sebenarnya permasalahan yang sedang dihadapi. Dengan menjawab apa masalahnya sebenarnya, di mana letak masalahnya, dan bagaimana peta masalahnya, maka kita sam Selengkapnya…

Teori Perkembangan Kognitif Piaget

Teori Perkembangan Kognitif Piaget Oleh, Irsyad Das, M.Pd., Kons. Proses kognitif dipandang sangat fundamental dalam psikologi. Jean Piaget mempelajari perkembangan kognitif manusia, dan menemukan dua proses dasar yang melatari perkembangan kognitif: asimilasi dan akomodasi. Asimilasi berarti “menyerap” yaitu menyerap obyek ke dalam struktur kognitif dan memberinya makna sesuai dengan struktur kognitif yang tersedia. Contohnya, bayi mampu memegang dan mengambil benda-be Selengkapnya…

Teori Berpikir dan Pemecahan Masalah

Teori Berpikir dan Pemecahan Masalah Oleh, Irsyad Das, M.Pd., Kons. Ada tiga pendekatan teoritis yang digunakan dalam kajian tentang berpikir dan pemecahan masalah. Pertama adalah Teori Stimulus-Respon, yang berdasarkan pada konsep bahwa berpikir adalah proses asosiatif. Kedua, teori yang berakar pada psikologi Gestalt yang menekankan pada pentingnya “pola keseluruhan” daripada “bagian-bagian terpisah” serta insight. Ketiga, teori yang memakai konsep pemrose Selengkapnya…

Proses Pemecahkan Masalah

Proses Pemecahkan Masalah Oleh, Irsyad Das, M.Pd., Kons. Penerapan Tahap-tahap Pemecahan Masalah Proses pemecahan masalah dapat berlangsung dalam empat tahapan. Di bawah ini dijelaskan penerapan tahapan pemecahan masalah terhadap suatu masalah. Memahami dan menginterpretasikan masalah. Henri, seorang siswa kelas 1 SMA, bingung menentukan pilihan jurusan, apakah jurusan IPA, IPS, atau Bahasa. Henri ingin prestasi belajar tinggi dan meraih cita-citanya menjadi guru (belum di Selengkapnya…

Konsep Berpikir dan Pemecahan Masalah

Konsep Berpikir dan Pemecahan Masalah Oleh, Irsyad Das, M.Pd., Kons. Apakah Berpikir Itu? Berpikir adalah tingkah laku yang tidak tampak. Berpikir merupakan proses manipulasi dengan menggunakan lambang-lambang (symbols). Dengan kata lain, berpikir melibatkan penggunaan lambang-lambang verbal dan grafis yang menggantikan atau mewakili obyek atau peristiwa. Bahasa dan konsep adalah lambang yang terpenting bagi manusia  Karena itu, dalam berpikir seseorang tidak perlu secara la Selengkapnya…

Cognitive-Behavior Therapy (CBT)

Oleh: Wahid Suharmawan Aaron T. Beck (1964) mendefinisikan CBT sebagai pendekatan konseling yang dirancang untuk menyelesaikan permasalahan konseli pada saat ini dengan cara melakukan restrukturisasi kognitif dan perilaku yang menyimpang. Pedekatan CBT didasarkan pada formulasi kognitif, keyakinan dan strategi perilaku yang mengganggu. Proses konseling didasarkan pada konseptualisasi atau pemahaman konseli atas keyakinan khusus dan pola perilaku konseli. Harapan dari CBT yaitu munculnya Selengkapnya…

Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research)

Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) Oleh, Dr. Supriyadi M. Pd. A. PENGERTIAN Classroom action research (CAR) adalah action research yang dilaksanakan oleh guru di dalam kelas. Action research pada hakikatnya merupakan rangkaian “riset-tindakan-riset-tindakan- …”, yang dilakukan secara siklik, dalam rangka memecahkan masalah, sampai masalah itu terpecahkan. Ada beberapa jenis action research, dua di antaranya adalah individual action research dan colla Selengkapnya…

Tujuh Kategori Pengguna Keterampilan Konseling

Oleh, Frans Dwi Oktareza Secara ringkas, maksud dan tujuan utama menggunakan keterampilan konseling adalah untuk membantu klien mengembangkan keterampilan pribadi dan inner strength(kekuatan batin) agar merekan dapat menciptakan kebahagiaan didalam kehidupannya sendiri dan orang lain (Nelson-Jones, 2003). Oleh karena itu keterampilan konseling ini bnyak di pakai oleh orang-orang tertentu. Maka dalam kesempatan ini saya akan Share Kategori Orang yang memakai keterampilan konseling ini.Ada Selengkapnya…

10 Penyakit Psikis

Oleh : Wahid Suharmawan 1. HIPOKONDRIASIS   Personaliti hipokondriasis adalah personaliti dimana seseorang terus menerus mengeluh akan kesehatannya yang buruk. Dapat dikatakan bahwa ambang sakitnya yang rendah. Dia sangat cemas dan terlalu terpukau akan gejala yang ada pada tubuhnya. Kecemasan terhadap kesehatan tubuhnya merupakan bagian yang dominan dari idupnya. Hal ini membuatnya tidak efektif serta terganggu. Hipokondriasis dapat diumpamakan sebagai anjing yang terlalu ba Selengkapnya…

Mixing concept alur pelayanan bimbingan dan konseling (BK Pola-17 Plus dengan BK komprehensif)

Oleh : Eko Susanto Mixing concept manajemen antara BK Pola-17 Plus dengan BK Komprehensif merupakan sebuah upaya untuk memahami alur pelayanan bimbingan dan konseling di sekolah. Dalam mixing concept ini diapaparkan posisi BK Pola 17 Plus dalam alur pelayanan BK Komprehensif. Alur manajemen bimbingan dan konseling ini diadaptasi dari pendapat yang dikemukakan oleh beberapa pakar BK di Indonesia, khususnya para pakar yang berkontribusi dalam pengembangan konsep tersebut. Berikut digamb Selengkapnya…

Stress Akademik

Berbagai definisi mengenai stres telah dikemukakan oleh para ahli dalam setiap disiplin ilmu dengan versinya masing-masing mulai dari ilmu biologi, psikologis hingga ilmu-ilmu sosial seperti antropologi dan sosiologi. Namun dalam berbagai definisi stress tersebut pada dasarnya antara satu definisi dengan definisi lainnya terdapat inti persamaannya (Aldwin, 2007).Jika ditinjau dari fisiologis, tokoh yang terkenal dalam pendekatan ini yang secara khusus membahas tentang stress adalah Selengkapnya…

Gejala Stres Akademik

Cooper dan Straw (2004) mengemukakan gejala stres dari segi fisik, perilaku, dan dalam bentuk watak. Bentuk gejala fisik oleh Cooper dan Straw (2004) ditandai dengan adanya kerongkongan kering, tangan lembab, merasa panas, otot-otot tegang, pencernaan terganggu, sembelit, letih yang tidak beralasan, sakit kepala, salah urat dan gelisah.Sementara dalam bentuk perilaku umumnya ditandai dengan perasaan bingung, cemas dan sedih, jengkel, salah paham, tidak berdaya, tidak mampu berbuat Selengkapnya…

Desensitisasi

Wolpe (dalam Corey, 2007) mengungkapkan bahwa teknik desensitisasi sitematis merupakan salah satu teknik perubahan perilaku yang didasari oleh teori atau pendekatan behavioral klasikal. Pendekatan behavioral memandang manusia atau kepribadian manusia pada hakikatnya adalah perilaku yang dibentuk berdasarkan hasil pengalaman dari interaksi individu dengan lingkungannya. Perhatian behavioral adalah pada perilaku yang nampak, sehingga terapi tingkah laku mendasarkan diri pada penerapan teknik dan p Selengkapnya…