Konseling Indonesia BK | Bimbingan dan Konseling Indonesia | Pusat Referensi Konseling | - Membaca Kepribadian Menggunakan Tes MBTI

Search Situs
Konseling Indonesia
Membaca Kepribadian Menggunakan Tes MBTI PDF Cetak E-mail
Penilaian Pengguna: / 4
BurukTerbaik 
Ditulis Oleh Ifdil   
Saturday, 26 February 2011

Membaca Kepribadian Menggunakan Tes MBTI

(Myer Briggs Type Indicator)

 

Membaca kepribadian adalah ilmu yang sangat menarik. Sebab kita secara alami tertarik pada diri sendiri. Selain itu, kita juga tertarik dengan hubungan sosial dengan orang lain, minimal dengan pasangan kita. Mungkin kita pernah mendengar tipe-tipe kepribadian seperti kholeris, sanguinis, melankolis & phlegmatis. Tipologi kepribadian tersebut dikembangkan oleh filsuf Yunani kuno bernama Hipokrates yang kemudian dilanjutkan oleh Claudius Galen. Ilmu membaca kepribadian seseorang memang bukan hal baru dan sudah dikembangkan beratus-ratus tahun lamanya. Namun, sampai hari ini belum ada teori maupun alat (tes) yang bisa menjelaskan 100% akurat mengenai kepribadian dan perilaku seseorang. Sebab manusia itu unik. Hampir tidak ada manusia yang sama satu sama lain, walaupun mereka kembar identik.

 

Meskipun demikian setidaknya kita bisa menggunakan konsep hukum 20/80 dari Vilvredo Pareto. Kita bisa menggunakan alat ukur yang hanya mengukur 20% saja namun mampu mewakili sebagian besar (80%) aspek yang diukur. Dewasa ini, alat tes kepribadian mudah sekali kita jumpai dan sangat bervariasi. Mulai dari tes projektif seperti tes grafis (menggambar house, tree, person, & wartegg) serta tes Rorschach yang mengungkap alam bawah sadar manusia sampai dengan tes inventori/objektif yang mengandalkan kejujuran pengisinya.

Nah, di antara tes kepribadian inventori yang boleh dikatakan paling akurat, mudah
digunakan dan banyak dipakai adalah MBTI (Myer Briggs Type Indicator). MBTI dikembangkan oleh Katharine Cook Briggs dan putrinya yang bernama Isabel Briggs Myers berdasarkan teori kepribadian dari Carl Gustav Jung.

A. Empat Skala Kecenderungan

MBTI bersandar pada empat dimensi utama yang saling berlawanan (dikotomis). Walaupun berlawanan sebetulnya kita memiliki semuanya, hanya saja kita lebih cenderung /nyaman pada salah satu arah tertentu. Seperti es krim dan coklat panas, mungkin kita mau dua-duanya tetapi cenderung lebih menyukai salah satunya. Masing-masing ada sisi positifnya tapi ada pula sisi negatifnya. Nah, seperti itu pula dalam skala kecenderungan MBTI.

Berikut empat skala kecenderungan MBTI;

  1. Extrovert (E) vs. Introvert (I). Dimensi EI melihat orientasi energi kita ke dalam atau ke luar. Ekstrovert artinya tipe pribadi yang suka dunia luar. Mereka suka bergaul, menyenangi interaksi sosial, beraktifitas dengan orang lain, serta berfokus pada dunia luar dan action oriented. Mereka bagus dalam hal berurusan dengan orang dan hal operasional. Sebaliknya, tipe introvert adalah mereka yang suka dunia dalam (diri sendiri). Mereka senang menyendiri, merenung, membaca, menulis dan tidak begitu suka bergaul dengan banyak orang. Mereka mampu bekerja sendiri, penuh konsentrasi dan focus. Mereka bagus dalam pengolahan data secara internal dan pekerjaan back office.
  2. Sensing (S) vs. Intuition (N). Dimensi SN melihat bagaimana individu memproses data. Sensing memproses data dengan cara bersandar pada fakta yang konkrit, praktis, realistis dan melihat data apa adanya. Mereka menggunakan pedoman pengalaman dan data konkrit serta memilih cara-cara yang sudah terbukti. Mereka fokus pada masa kini (apa yang bisa diperbaiki sekarang). Mereka bagus dalam perencanaan teknis dan detail aplikatif. Sementara tipe intuition memproses data dengan melihat pola dan hubungan, pemikir abstrak, konseptual serta melihat berbagai kemungkinan yang bisa terjadi. Mereka berpedoman imajinasi, memilih cara unik, dan berfokus pada masa depan (apa yang mungkin dicapai di masa mendatang). Mereka inovatif, penuh inspirasi dan ide unik. Mereka bagus dalam penyusunan konsep, ide, dan visi jangka panjang.
  3. Thinking (T) vs. Feeling (F). Dimensi ketiga melihat bagaimana orang mengambil keputusan. Thinking adalah mereka yang selalu menggunakan logika dan kekuatan analisa untuk mengambil keputusan. Mereka cenderung berorientasi pada tugas dan objektif. Terkesan kaku dan keras kepala. Mereka menerapkan prinsip dengan konsisten. Bagus dalam melakukan analisa dan menjaga prosedur/standar. Sementara feeling adalah mereka yang melibatkan perasaan, empati serta nilai-nilai yang diyakini ketika hendak mengambil keputusan. Mereka berorientasi pada hubungan dan subjektif. Mereka akomodatif tapi sering terkesan memihak. Mereka empatik dan menginginkan harmoni. Bagus dalam menjaga keharmonisan dan memelihara hubungan.
  4. Judging (J) vs. Perceiving (P). Dimensi terakhir melihat derajat fleksibilitas seseorang. Judging di sini bukan berarti judgemental (menghakimi). Judging diartikan sebagai tipe orang yang selalu bertumpu pada rencana yang sistematis, serta senantiasa berpikir dan bertindak teratur (tidak melompat-lompat). Mereka tidak suka hal-hal mendadak dan di luar perencanaan. Mereka ingin merencanakan pekerjaan dan mengikuti rencana itu. Mereka bagus dalam penjadwalan, penetapan struktur, dan perencanaan step by step. Sementara tipe perceiving adalah mereka yang bersikap fleksibel, spontan, adaptif, dan bertindak secara acak untuk melihat beragam peluang yang muncul. Perubahan mendadak tidak masalah dan ketidakpastian membuat mereka bergairah. Bagus dalam menghadapi perubahan dan situasi mendadak

B. Manfaat MBTI

  1. Bimbingan Konseling, MBTI sangat berguna di dunia pendidikan dan pengembangan karier. MBTI bisa digunakan sebagai panduan untuk memilih jurusan kuliah sampai dengan profesi yang cocok dengan kepribadian.
  2. Pengembangan Diri, Dengan MBTI kita bisa memahami kelebihan (Strength) diri kita sekaligus kelemahan (Weakness) yang ada pada diri sendiri. Kita bisa lebih fokus mengembangkan kelebihan kita sekaligus mencari cara memperbaiki sisi negatif kita.
  3. Memahami Orang Lain dengan lebih baik, MBTI membantu memperbaiki hubungan dan cara pandang kita terhadap orang lain. Kita bisa lebih memahami dan menerima perbedaan. Tidak semua orang berfikir, bersikap dan berperilaku seperti cara kita berperilaku. Jadi terimalah perbedaan yang ada.

Selanjutnya hal-hal apa saja yang perlu dihindari pada penggunaan tes MBTI ini, tipe-tipe kepribadian MBTI, dan sebagainya silakan unduh e-book lengkapnya di sini!

dan yang ingin download file testnya ada disini atau mengunjungi sumber tulisan ini di http://nafismudrika.wordpress.com

serta yang menginginkan test online silakan kunjungi http://www.mypersonality.info/

Sumber: http://waskitamandiribk.wordpress.com/

Comments
Search RSS
sandiah  - Apresiasi     |118.97.15.xxx |28-02-2011 17:38:49
luar biasa bung..tulisannya sangat bermanfaat..kalo bisa nanti juga dicantumin
referensi buku apa saja yang dipake dalam tulisan. biar kita gampang untuk
detailnya.
lanjutkan!
tory burch flats sale  - tory burch shoes sale     |121.204.205.xxx |23-03-2011 02:06:06
link:http://http:// http://www.toryburchshoesmall.com/tory-burch-reva-&nbs
p;c-47.htmlthe boundaries of the peak of shoes representative comfort. For
example, by the conservatives in gold foil Burch Reva ping,
the characteristics of this program is brown, brown and white sequins
(proof the current trend of colored footwear products earth -, and gives
the typical T - logo designs. The shoes by adding some spark to your
step and sequin Reva flat, you can also provide comfortable your feet.
tory burch flats sale  - tory burch shoes sale     |121.204.205.xxx |23-03-2011 02:06:39
Character problem. empty comment
Anonymous   |122.226.221.xxx |07-07-2011 18:49:54
Money talks, and budgets of tens of millions of dollars can speak pretty
loudly. link:http://www.amandadollar.com/wholesale-pens_c 163 But there are newer
arenas, such as or the iPhone app store, link:http://www.amandachina.com/cheap-discount/ where smaller teams can
successfully distribute link:http://www.amandashoeswholesale.com/ their efforts and garner an
audience.  link:http://www.amandashoeswholesale.com/ The result is an explosion of
titles nearly unimaginable ten years ago, link:http://www.amandashoeswholesale.com/womens.h tml
Anonymous   |122.226.221.xxx |07-07-2011 18:50:51
or twenty years ago when the game industry was in the midst link:http://www.amandashoeswholesale.com/wholesal e-boots_c1 of what many
people now consider the golden age of game innovation and
advancement. 
The results are predictably bell-curved; link:http://www.amandashoeswholesale.com/cheap-di scount/shoes/ with
thousands, perhaps tens of thousands of titles out there. A lot of it
looks pretty familiar: platformers, link:http://www.amandapromotional.com/
Anonymous   |122.226.221.xxx |07-07-2011 18:51:37
tetris-clon es, tower-defense games,  dungeon-crawls ... but even in these
you can see evolution, nice touches or twists which make the games
more enjoyable. link:http://www.amandapromotional.com/ There are outliers, such as This is
the only level on Armor games, link:http://www.amandaoverstock.com/ which are enough of a twist to become
different sort of game entirely. link:http://www.amandaoverstock.com/ It won't take you long to find a game
link:http://www.amandaoverstock.com/
Only registered users can write comments!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
< Sebelumnya   Berikutnya >

Tentang Founder

Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya



lebih lengkap tentang Founder

You are here  :Home

Alexa Rank

Visitors Counter

mod_vvisit_counterToday682
mod_vvisit_counterYesterday824
mod_vvisit_counterThis week1506
mod_vvisit_counterThis month21214
mod_vvisit_counterAll1945224

free counters

Mail Konseling Indonesia

 

Masuk....| Gratis Daftar

Copyright @ 2005 - 2010 KONSELINGINDONESIA | Bimbingan dan Konseling Indonesia. Powered By Konseling Indonesia
E mail : info@konselingindonesia.com